peta retak

Peta Yang Retak #2

Maisaroh mencari-cari di kilap pepucuk daun yang barusan disepuh hujan. Tidak juga ada. Sejuk udara basah menggenang. Dan ia menemukan setangkup wajahnya pada mangkuk air. Jemarinya menyusur raut muka. Belum lagi tercetak garis. Tapi sebentar lagi pasti ada. Gurat-gurat ketuaan tidak menunggu berlalunya usia. Dia bisa begitu cepat ada karena dera beban batin yang tidak […]

peta retak

Peta Yang Retak #1

Dia sipir ketiga puluh yang meniduriku. Seperti sebuah industri pengecoran logam. Baja-baja cair dipanaskan ribuan derajat celcius, dalam perut, kemuĀ­dian dipompakan lewat selinder menuju tabung-tabung cetakan, menuju rahim. Cepat. Sangat cepat. Bahkan cenderung tergesa. Dan selesai dalam hitungan detik. Dia menepuk kepalaku, melangkah keluar. Aku adalah sepotong kayu yang dibabat dari rawa-rawa hidup. Diangkut ke […]