Sekolah Menulis

Pingin bikin buku sendiri?

Pingin menuliskan sejarah hidupmu sendiri?

Tidak perlu menjadi penulis professional untuk bikin buku sendiri, tidak perlu menjadi sastrawan hebat untuk bisa membuat kisah hebat. Semua orang bisa menulis. Semua orang bisa membuat buku sendiri.

Pelatihan menulis “tandabaca” mewujudkan mimpimu. Ikut pelatihan sekaligus bikin buku!

Pada dasarnya setiap orang bisa menulis. Banyak orang mengatakan, menulis itu gampang. Memang begitu kenyataan. Menulis bukan pekerjaan yang sulit. Menulis bisa dilakukan siapa saja yang sudah mengenal huruf. Persoalan teknis atau langkah-langkah apa saja yang perlu dilakukan sebelum menulis, itu yang perlu dipelajari.

Tandabaca dan komunitas Joglo Abang mengadakan pelatihan menulis untuk umum. Pelatihan menulis ini dengan output buku. Setiap peserta yang ikut pelatihan akan mendapatkan buku hasil tulisannya masing-masing setelah pelatihan selesai, baik buku dalam bentuk kompilasi atau buku tunggal.

 

Jenis pelatihan yang bisa diikuti:
  1. Pelatihan menulis non fiksi
  2. Pelatihan menulis fiksi
  3. Program kusus penulisan

 

Materi pelatihan:
  1. Membongkar pemikiran
  2. Menstrukturkan pengalaman
  3. Game penulisan*
  4. Outline penulisan
  5. Menulis.

 

Setiap peserta yang ikut pelatihan akan mendapatkan satu buku hasil pelatihan

Pelatihan Penulisan non Fiksi

Pelatihan non fiksi yang bisa diikuti:

  1. Pelatihan menulis esai
  2. Pelatihan menulis artikel
  3. Pelatihan menulis biografi

 

Pelatihan Penulisan Fiksi

Pelatihan fiksi yang bisa diikuti:

  1. Menulis cerpen
  2. Menulis novel
  3. Menulis scenario film cerita

Materi pelatihan
  1. Membongkar pemikiran
  2. Menstrukturkan pengalaman
  3. Game penulisan*
  4. Outline penulisan
  5. Menulis.

Pelatihan bisa diikuti dalam dua jenis:
  1. Pelatihan menulis Privat.
    • Pelatihan menulis dengan system ini peserta bisa menentukan sendiri waktunya.
  2. Pelatihan menulis regular
    • Pelatihan menulis minimal diikuti oleh 5 orang peserta.
      Waktu pelatihan  dimuali jam 14.00 -17.00 selama 6 kali pertemuan.
      Selama pelatihan, peserta akan dibimbing untuk mengali gagasan dalam menulis, bagaimana memilah-milah gagasan tersebut (menstrukturkan pengalaman), membuat outline penulisan, dan menuliskannya. Selama menulis perserta akan dibimbing oleh fasilitator secara langsung.
      Setiap peserta yang mengikuti pelatihan akan menerima satu buku, kompilasi atau tunggal, dari karya yang sudah ditulisnya selama pelatihan.

Program Penulisan Khusus

Program khusus pelatihan menulis merupakan program yang diadakan atas pemintaan lembaga tertentu, misalnya; kantor pemerintahan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan komunitas.

Program ini bertujuan untuk melatih staf kantor, pendamping lapangan, warga lokal (kader), dan anggota komunitas skill menulis yang akan membantu menyelesaikan pekerjaan mereka.
Beberapa manfaat atau kegunaan dari pelatihan menulis ini;

  1. Memberikan motivasi dan skill menulis yang lebih baik pada staff.

Menulis merupakan pekerjaan membosankan, meski sebenarnya setiap orang bisa melakukannya. Dalam pelatihan menulis akan diberikan tip-tip bagaimana aktivitas menulis menjadi pekerjaan yang menyenangkan.

  1. Melihat perubahan yang terjadi pada penerima manfaat program.

Penulisan sejarah personal yang dilakukan oleh penerima manfaat program, di satu sisi bisa digunakan sebagai capacity building, di sisi lain juga bisa digunakan untuk melihat mind set dari penerima manfaat program, apakah ada perubahan yang terjadi sebelum dan sesudah menerima program.

  1. Evaluasi program lembaga

Dari sisi lembaga, menulis yang dilakukan pada penerima manfaat program juga bisa digunakan untuk mengevaluasi kinerja lembaga dari sudut pandang penerima manfaat, apakah program tertentu tepat dilakukan untuk masyarakat atau tidak. Artinya, apakah program tersebut dijalankan berdasarkan kebutuhan masyarakat atau sekedar menjalankan projek lembaga.

  1. Trauma healing pada korban kekerasan dan korban bencana.

Salah satu cara untuk menghadapi trauma adalah dengan menghadapi persoalan itu secara langsung. Menulis bisa membantu korban kekerasan dan korban bencana menjalani proses penyembuhan, proses menghadapi kenyataan kembali hidupnya dengan melepaskan semua luka dan penderitaan yang pernah mereka alami.

Program menulis khusus bisa diselenggarakan dengan 2 cara:

  1. Lembaga yang bersangkutan bisa mengirim peserta yang telah terpilih ke kantor tandabaca untuk mengikuti pelatihan. Pelatihan menulis dilakukan di pendopo Joglo Abang (kantor tandabaca). Bagi peserta disediakan akomodasi dan penginapan selama pelatihan.
  2. Lembaga yang bersangkutan meminta tandabaca untuk memfasilitasi pelatihan yang akan berlangsung di kantor tersebut atau ditempat yang telah ditentukan.